Cara Mencari Supplier Untuk Dropshipper Pemula


Dalam memulai sebuah usaha, barang dagangan adalah hal yang paling utama untuk dimiliki. Walaupun kini kita mengenal sistem usaha dropship yang tidak memerlukan barang atau produk untuk memulai usaha, namun ketersediaan supplier penyedia produk tersebut haruslah dimiliki.
Supplier adalah pihak yang menyediakan produk untuk anda jual. Selain itu, kehadiran supplier semakin penting karena dapat memberikan anda harga yang murah untuk memulai usaha.
Pertanyaannya sekarang adalah: Bagaimana mencari supplier untuk usaha dropship anda?
Banyak yang bertanya tentang permasalahan supplier. Pasalnya, para dropshipper semakin kesulitan dalam menemukan supplier. Dan jika anda salah satu dari mereka, berikut beberapa cara yang bisa anda coba:

1. Kenali Marketplace
Cara mencari supplier untuk dropshipper pemula adalah dengan mengecek marketplace. Marketplace adalah hal yang harus anda kenali karena akan sangat membantu anda kelak.
Ada beberapa marketplace lokal yang bisa anda kenali seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee ataupun yang lain. Jika anda ingin mencoba bermain dropship dengan jangkauan yang lebih luas lagi, mungkin anda akan tertarik dengan Amazon dan Alibaba ataupun yang lainnya.
Tampilan Awal Amazon.com

Semakin dekat dengan marketplace anda akan semakin mengerti pula bagaimana cara kerja serta akan memudahkan anda dalam mendapatkan penjualan. Hal ini karena masing-masing marketplace memiliki kelebihan tersendiri yang membedakannya dari marketplace lainya.

Bukalapak.com; salah satu marketplace lokal Indonesia

2. Sortir
Setelah anda mengenal marketplace, langkah selanjutnya dalam cara mencari supplier untuk dropshipper pemula adalah melakukan sortir. Dalam poin ini, kita akan mencobanya dengan menggunakan marketplace Tokopedia.

A. Tentukan kategori produk yang ingin dijual di toko online kalian. Pastikan produk tersebut adalah produk yang cukup dikuasai.
Kenapa harus seperti itu? Agar ketika ada calon konsumen yang bertanya tentang produk tersebut, kalian bisa menjawabnya walaupun produk tersebut tidak kalian miliki. Calon konsumen akan mengetahui jika kalian hanya menebak-nebak sehingga mereka akan pergi dan tidak akan ada transaksi setelah itu.

B. Pada pojok kanan atas, kalian akan menemukan option urutkan. Klik option ini dan pilih menu Penjualan. Kenapa harus Penjualan? Bukankah ada banyak pilihan yang lain?


Pilihan Penjualan akan membantu kalian dalam menentukan produk apa yang paling laku dan paling banyak dibeli di paling atas sampai dengan produk yang tidak laku sama sekali di urutan paling akhir. Produk yang paling laku itulah yang harus kalian jadikan referensi untuk produk dropship di toko nantinya.

C. Pada bagian kiri bawah, scroll kebawah, kalian akan menemukan menu option yang lain. Lokasi: centang lokasi dimana toko kalian dibuat karena jika berbeda tentu akan berdampak pada ongkos kirim nantinya yang akan menjadi mahal.


Sedangkan untuk dukungan pengiriman, pilihlah Same Day Service. Kenapa? Ini karena hanya supplier asli saja yang menyediakan pengiriman Same Day Service karena mereka memiliki produk yang ready stock.
Untuk toko pilih yang gold merchant (supplier selalu memiliki gold merchant dalam tokonya sebagai salah satu identitas bahwa toko mereka merupakan toko yang terpercaya).
Dan yang terakhir adalah rating. Usahakan anda hanya mencentang rating dengan bintang 4 atau 5. Rating menggambarkan tentang kualitas produk, pelayanan, serta pengiriman. Semakin tinggi ratingnya, semakin direkomendasikan supplier tersebut.
Untuk memilih toko mana yang patut anda jadikan supplier, berikut gambar ilustrasi untuk memudahkan dalam memahaminya, berikut gambar yang bisa membantu anda dalam praktek:

2.1. Adalah waktu yang dibutuhkan supplier untuk mengirim order anda. Usahakan anda memiliki supplier yang cepat dalam proses pengiriman agar konsumen anda nantinya tidak terlalu lama menunggu untuk mendapatkan produk yang sudah dipesan.
2.2. Adalah kapan toko tersebut dibuat. Toko yang baru buka terkadang terindikasi sebagai toko dropship pula. Selain itu, toko yang sudah buka sejak lama terkadang memiliki tingkat reputasi yang tinggi.
2.3.Reputasi adalah hal penting lainnya yang harus diperhatikan. Semakin tinggi reputasinya, semakin baik pula kualitas toko tersebut. 
2.4. Transaksi sukses adalah gambaran bahwa semua order yang diterima oleh toko tersebut berhasil dikirim. Jika presentase toko kecil, bisa jadi order yang anda persan tidak dikirim.

3. Etika
Etika adalah hal yang sangat sering dilupakan oleh para dropshipper. Padahal etika adalah hal yang sangat penting untuk dimiliki. Karena walaupun anda membantu menjual produk milik orang lain, pada dasarnya semua orang memiliki privasi yang harus dihormati. Jangan sampai karena anda melupakan hal ini, order anda tidak diterima oleh mereka walaupun mereka memiliki produk yang anda miliki. Jika ini terjadi, sudah dapat dipastikan anda akan mendapatkan kerugian.
Walaupun banyak toko lain yang menjual produk serupa, nyatanya harga diantara mereka cukup jauh selisihnya dan anda hanya mengambil dari supplier yang menjual dengan harga yang murah.
Jadi, jika anda ingin memulai usaha ini dan sudah menemukan supplier yang cocok, chat mereka untuk meminta izin dropship. Tidak perlu khawatir, karena kebanyakan dari mereka pasti akan menerima permintaan anda untuk menjadi dropshipper mereka karena kehadiran anda sudah pasti akan membantu penjualan mereka nantinya.
 
Gunakan fitur Chat untuk bertanya

Itulah beberapa cara mencari supplier untuk dropshipper pemula yang harus anda tahu. Mulailah berlangganan newslatter blog kami untuk mendapatkan informasi lain mengenai dropship dan pekerjaan lain.

Salam

4 Cara Menjadi Dropshipper Untuk Pemula


Dropship adalah cara berbisnis yang sangat populer di era digital ini. Dan jika anda ingin memulainya, sekarang adalah saat yang tepat untuknya. Lalu bagaimana cara menjadi dropshipper itu?
Dropshipper adalah kata ganti bagi mereka yang berbisnis dropship. Jadi, anda sudah tahu tentang ini? Oke. Kami akan memberikan informasi lain tentang dropship yang harus anda ketahui.
1. Cara Kerja Dropship
Banyak yang mengatakan bahwa dropship adalah sama dengan calo. Anda tahu calo? Calo adalah mereka yang menjual produk milik orang lain kepada orang lainnya dan mendapatkan untung dari sana. Perbedaannya, calo dilakukan pada dunia nyata sedangkan dropship dilakukan di dunia maya.
Salah satu faktor dropship termasuk bisnis yang menggiurkan pada saat ini adalah karena mampu memberikan keuntungan yang cukup besar bagi dropshipper. Hal ini bisa terjadi karena dropshipper bebas untuk menentukan jumlah keuntungan yang ingin dicapai dari produk yang di jualnya.

2. Menentukan Target Pasar
Mungkin anda akan bertanya bagaimana mungkin sebuah produk yang memiliki harga mahal bisa laku dibanding dengan produk yang sama namun dengan harga yang lebih murah? Jawabannya hanya satu: target pasar.
Ada beberapa contoh dalam kehidupan nyata cara ini berhasil dilakukan. Salah satu contohnya adalah produk air minum kemasan merk A*ua ukuran 330ml. Di pasar tradisional ataupun warung kaki lima pinggir jalan, harga air kemasan ini mungkin hanya Rp.3.000, tetapi ketika anda membelinya di foodcourt mall ataupun di restoran bintang 5, anda akan mendapatkan harganya naik beberapa ribu rupiah dan tetap laku terjual. Kenapa?
Seperti sudah dijelaskan diawal, target pasar akan menentukan besarnya jumlah penghasilan yang anda dapatkan. Semakin spesifik target pasarnya, semakin besar kemungkinan produk yang anda jual dengan harga tinggi akan laku terjual.

3. Mencari Supplier
Supplier adalah hal yang sangat penting untuk anda miliki untuk menjadi seorang dropshipper. Jika anda ingin cepat memulai dropship, mulailah mencari supplier.
Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mencari dan menentukan supplier. Salah satunya adalah dengan menentukan jenis produk yang ingin anda jual. Apakah anda ingin menjual produk elektronik? Makanan? Apparel? atau Footwear? Tanpa menentukan jenis produk yang ingin dijual, kelak anda akan kesulitan sendiri untuk menentukan arah selanjutnya dari toko anda. Usahakan anda hanya menjual produk yang anda kuasai atau sukai agar ketika calon konsumen bertanya anda tidak perlu bingung untuk menjelaskannya.
Setelah anda menentukan jenis produk yang ingin dijual, langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa produk tersebut merupakan produk yang paling banyak dicari dan paling banyak laku. Ini penting karena dengan begitu kemungkinan anda menjual produk juga semakin besar.
Salah satu tempat dimana anda bisa mendapatkan supplier untuk memulai usaha dropship ini adalah Tokopedia. 


4. Keuntungan Dropship
Ada beberapa keuntungan menjadi dropshipper yang perlu anda ketahui. Keuntungan inilah yang menjadi alasan semakin banyaknya orang yang menekuni usaha ini. Beberapa keuntungan tersebut adalah:
A. Modal Minimum
Banyak yang mengatakan bahwa menjadi dropshipper tidak memerlukan modal. Koreksi. Itu salah. Karena saya sudah pernah menjadi dropshipper dan ternyata itu tetap membutuhkan modal sama seperti usaha-usaha lainnya.
Gambar oleh: biznakenya.com
Lalu apa kelebihan dropship dibandingkan usaha lainnya? Kelebihannya adalah anda hanya akan mengeluarkan modal ketika ada konsumen yang memesan barang anda. Lebih efisien bukan?
Tidak hanya itu, modal yang anda keluarkan juga tidak akan hilang karena resiko terjadinya penipuan sangat kecil terjadi jika anda menggunakan sistem marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee atau yang lainnya, karena mereka menggunakan rekening bersama.
Uang yang anda kirimkan kepada penjual tidak akan langsung diterima oleh mereka melainkan ditahan oleh pihak marketplace. Mereka hanya diberikan informasi bahwa anda sudah membeli produk mereka dan meminta mereka untuk segera mengirimkan barang pesanan anda tersebut. Setelah anda menerima barang, uang mereka yang ditahan baru akan diberikan kepada. Ada uang, ada barang.
Lalu apa maksud modal minimum?? artinya adalah ketika ada konsumen yang membeli produk anda, anda harus membeli produk tersebut ke supplier dan meminta supplier mengirimkan produk pesanan anda kepada pembeli anda. A membeli ke B, B membeli ke C, lalu B meminta C mengirimkan order ke A. Saat A mendapatkan barang, B dan C akan mendapatkan pembayaran. Mudah kan? Modal hanya akan dikeluarkan pada saat anda mendapatkan order.

B. Bisa Dijalankan Tanpa Stock Produk
Ya, bisnis dropship tidak perlu memusingkan stock barang karena yang seharusnya memiliki stock adalah supplier bukan dropshipper.
Namun walaupun seperti itu, bukan berarti dropshipper harus cuek dengan supplier mereka. Dropshipper harus terus cek ketersediaan barang yang dimiliki oleh supplier. Jangan sampai ketika anda mendapatkan order tetapi order tersebut sudah habis di supplier. Anda akan rugi.

C. Buat Toko Gratis
Gambar oleh: ethann.com

Keuntungan lain dari dropship yang lain adalah anda dapat membuka toko secara gratis. Ada banyak marketplace yang bisa anda kunjungi untuk membuka toko dropship ini. Beberapa diantaranya adalah Tokopedia, Bukalapak, dan juga Shopee.
Walaupun gratis, marketplace-marketplace tersebut tetap menyediakan fitur berbayar yang tentu saja memiliki beberapa fitur yang tidak dimiliki oleh toko gratis. Fitur ini bisa anda gunakan untuk menambah penghasilan karena mampu menarik pembeli datang ke toko anda.

D. Tidak Membutuhkan Izin Usaha
Kelebihan lainnya adalah tidak membutuhkan izin. Walaupun izin sangat diperlukan dalam usaha offline, namun dalam usaha online hal tersebut tidak diperlukan karena semuanya bisa anda dapatkan secara gratis.

E. Fleksible
Fleksible disini maksudnya adalah anda bisa menjalankan bisnis ini kapanpun, dimanapun, bahkan pada saat bersama siapapun. Tidak ada batasan untuk anda menjalankan bisnis ini. Selama anda terhubung dengan internet, anda tetap bisa mendapatkan penjualan dengan menjadi dropshipper.

Itulah beberapa cara memulai dropship yang harus anda ketahui. Jika anda ingin tahu lebih jauh tentang dropship, silahkan berlangganan blog ini untuk mendapatkan artikel menarik lainnya tentang dropship.

Salam.