5 patokan waktu untuk kamu resign dari pekerjaan

Masih banyak pekerjaan diluar sana yang bisa dikerjakan dibandingkan dengan jika pekerjaan ini kamu pertahankan tapi kamu menjadi tidak bahagia dan gila karenanya

Ada banyak orang yang memutuskan untuk berhenti bekerja ditempat lamanya untuk mulai bekerja di rumah. Apakah kamu salah satunya?
Resign atau berhenti bekerja adalah satu hal yang bisa dilakukan semua orang. Tapi yang jadi permasalahannya adalah: kapan waktu yang tepat untuk resign?
Kalimat diatas menjelaskan bahwa resign adalah sesuatu yang membutuhkan waktu khusus untuk dilakukan.
Dan jika kamu memiliki alasan yang kuat untuk resign tapi tidak tahu kapan waktu yang tepat, berikut 5 patokan waktu untuk kamu resign dari pekerjaan:

1. Mental yang terganggu
Salah satu alasan banyak orang resign adalah karena pekerjaan yang mereka geluti bukanlah atau tidak lagi pekerjaan yang menyenangkan.
Terlalu banyak beban yang diemban, terlalu banyak tekanan, stress yang secara konsisten muncul dapat menjadikan mental kita terganggu.
Mental yang terganggu bisa membuat kamu kehilangan hasrat untuk bekerja, produktifitas dalam bekerja menurun, dan selalu merasa jenuh dengan apa yang terjadi.
Jika kamu merasakan ini semua secara terus menerus setiap hari atau setiap bulan, mungkin ini adalah saat yang tepat untuk melayangkan surat resign kepada pimpinan kamu.
Masih banyak pekerjaan diluar sana yang bisa dikerjakan dibandingkan dengan jika pekerjaan ini kamu pertahankan tapi kamu menjadi tidak bahagia dan gila karenanya.
2. Kesehatan terganggu
Pikiran sangat mempengaruhi tubuh. Pikiran yang sehat dan bahagia akan menjadikan tubuh selalu fresh dan prima.
Tapi bagaimana jika pikiran kamu sedang stress karena banyaknya tekanan yang diterima dari pekerjaan? Sudah pasti kamu akan merasa jenuh dan mulai tidak memperhatikan keadaan tubuh sehingga kamu lebih mudah terserang penyakit.

Baca juga: 7 Cara Menentukan Harga Jasa Freelancer

Saat stress kita akan kehilangan hasrat untuk melakukan sesuatu seperti bergaul dengan teman, makan, minum, bahkan tidur. Kita akan merasa itu menjadi sesuatu yang tidak penting dan membosankan sampai akhirnya kita jatuh sakit.
Jadi jika kamu merasa mulai sering merasa tidak enak badan atau sakit karena pikiran yang jenuh mungkin inilah saat yang tepat untuk kamu resign.

resign. Gambar: blog.talenta.com

3. Hubungan sosial menjadi tidak baik
Stress mampu membuat kejiwaan seseorang menjadi tidak stabil. Itulah kenapa terkadang orang yang sedang stress selalu marah-marah.
Memang tidak seharusnya permasalahan di kantor terbawa sampai kelingkungan rumah dan mempengaruhi cara kita berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Karena jika terjadi sudah pasti permasalahan yang akan dihadapi menjadi semakin besar dan rumit untuk dikerjakan.
Jika kamu memiliki indikasi atau sudah mengalami hal ini, mungkin ini adalah saatnya kamu untuk resign dari tempat kerja dan mulai mencari pekerjaan yang baru.
4. Memiliki kesempatan untuk hidup lebih baik
Kesempatan bisa menjadi batu loncatan bagi kita untuk memulai hidup yang baru. Dan jika saat ini kamu memiliki kesempatan untuk mendapatkannya, mungkin resign menjadi sesuatu yang harus kamu pertimbangkan.
Jika kamu merasa bosan, pekerjaan tidak lagi menantang, gaji yang tidak kunjung meningkat, atupun tidak memiliki kesempatan untuk mendapatkan peningkatan karir, dan tiba-tiba kamu melihat kesempatan untuk merubah itu semua, maka bisa jadi ini memang saat yang tepat untuk resign.
5. Sudah memiliki rencana hidup
Inti dari seluruh poin diatas adalah rencana. Jika kamu tidak memiliki rencana apa yang akan kamu kerjakan setelah resign, maka alangkah baiknya kamu menunda resign itu.
Walaupun kita sudah memiliki rencana nyatanya rencana itu membutuhkan waktu untuk dapat terwujud. Lalu bagaimana jika kamu tidak memiliki rencana? Bisa jadi nantinya kamu akan menyesali keputusan kamu resign.
Sebelum resign pastikan bahwa rencana yang sudah kamu miliki adalah sesuatu yang logis dan bisa dicapai. Karena jika tidak, rencana kamu akan gagal tercapai dan resign kamu akan sia-sia.

Itulah 5 patokan waktu untuk kamu resign dari pekerjaan yang harus kamu ketahui karena resign adalah salah satu keputusan besar yang akan sangat berpengaruh pada hidup kamu kelak. Semoga bermanfaat.


Salam,

Gaji Naik? Ini 5 Cara Mengelola Agar Gaji Tidak Cepat Habis

Walaupun gaji terus mengalami kenaikan setiap tahunnya, masih banyak orang yang merasa kekurangan. Dan salah satu penyebabnya, ketika ditelusuri, karena mereka tidak bisa mengelola gaji tersebut

Gaji adalah salah satu hal yang banyak di tunggu para pekerja. Terlebih jika dalam waktu dekat gaji akan mengalami kenaikan.
Nyatanya, walaupun gaji terus mengalami kenaikan setiap tahunnya, masih banyak orang yang merasa kekurangan. Dan salah satu penyebabnya, ketika ditelusuri, karena mereka tidak bisa mengelola gaji tersebut.
Dan jika kamu takut menghadapi masalah yang sama, berikut 5 cara mengelola uang gaji agar tidak cepat habis yang harus kamu ketahui:

1. Komitmen untuk tidak merubah gaya hidup
Kita semua pasti senang ketika mendapatkan kabar gaji bulanan yang akan naik. Saking senangnya, beberapa diantara kita tiba-tiba membuat rencana untuk menggunakan uang tersebut.
Gaji yang naik adalah salah satu penyebab berubahnya gaya hidup seseorang. Seperti disinggung diawal, dengan gaji yang naik, terkadang seseorang menjadi lebih boros karena merasa memiliki sedikit ‘uang lebih.’
Cara pertama untuk mengelola gaji agar tidak cepat habis adalah komitmen kamu untuk tidak merubah gaya hidup.
Satu hal yang harus kita sadari adalah gaji yang naik selalu diikuti dengan kenaikan kebutuhan pokok lainnya. Jika kamu tidak bisa mengelolanya, sudah pasti kamu pasti akan selalu merasa kekurangan nantinya.

Gambar: Youtube


2. Buat list prioritas kebutuhan
Poin ke dua dalam 5 cara mengelola uang gaji agar tidak cepat habis adalah dengan membuat list prioritas kebutuhan. Kamu harus bisa membedakan kebutuhan dan keinginan.
Kebutuhan adalah sesuatu yang harus kamu penuhi. Jika tidak, aktifitas kamu nantinya akan terhambat dan menjadi tidak produktif.
Berbeda dari kebutuhan, keinginan adalah sesuatu yang kamu inginkan dan impi-impikan. Hanya saja, jika keinginan tidak dipenuhi, dia tidak akan memberikan efek langsung kepada hidup kamu. Kamu masih bisa produktif tanpanya karena keinginan adalah sesuatu yang bisa ditunda.

3. Bayar hutang
Jika berbicara kebutuhan, selain kebutuhan pokok sehari-hari, jika kamu memiliki hutang, hutang harus segera dibayar.
Apabila kamu memiliki hutang dalam jumlah yang cukup besar, kamu harus menyiapkan 30% total gaji untuk membayar hutang ini. Namun jumlah ini tidak tetap. Jika kamu memiliki hutang yang relatif sedikit sudah pasti nominal ini akan jauh lebih kecil.

4. Investasi
Investasi adalah satu hal yang harus benar-benar kamu pikirkan karena akan menyangkut masa depan kamu nantinya karena tidak selamanya kamu akan terus menjadi seorang karyawan.
Investasi memiliki banyak bentuk. Beberapa diantaranya adalah simpanan uang di bank, saham, ataupun bisnis yang dapat memutar uang kamu.
Investasi ini akan membuat keuangan kamu stabil dan terus berputar sehingga kamu akan terus merasa berkecukupan.
Jika kamu ingin mulai berinvestasi tentu saja kamu harus menyisihkan gaji kamu untuknya. Untuk memulainya kamu bisa menyisihkan 10% dari total gaji untuknya.

5. Proteksi
Tidak selamanya kita semua sehat. Pasti akan ada saatnya kita akan jatuh sakit dan menjadi tidak produktif. Dan untuk mengobatinya, terkadang kita harus mengeluarkan dana ekstra untuk berobat ke dokter.
Tidak hanya itu, kendaraan yang biasa kita gunakan juga berpotensi mengalami hal yang sama. Mereka membutuhkan perawatan atau bahkan malah rusak dan membutuhkan perbaikan.
Untuk menghindari keluarnya biaya ekstra untuk itu semua, ada baiknya kamu menyiapkan dana proteksi sebesar 10% dari total gaji. Biaya inilah yang kelak akan melindungi kamu dari biaya perbaikan dan pengobatan kelak.
Untuknya kamu tidak harus menyimpan uang karena kamu juga bisa mengikuti program asuransi untuk kendaraan dan kesehatan.

Itulah 5 cara mengelola uang gaji agar tidak cepat habis yang harus kamu ketahui. Jika kamu memiliki cara lain yang belum dituliskan dalam postingan ini, silahkan tulis di komentar dan selamat mencoba.

Salam